
BERLIN - Kembalinya Michael Scumacher ke Ferrari sebagai pembalap uji coba di Jerez, Spanyol memancing komentar sumbang dari dua seniornya di Scuderia. Meski cuma uji coba, keputusan ini mempertanyakan kebijaksanaan Schumacher sebagai juara dunia tujuh kali. Mengapa?
Adalah kehebatan pria yang akrab disapa Schumi di lintasan yang menjadi jawabannya. Pasalnya, sebagai pembalap yang sudah pensiun, kehebatan Schumi di uji coba akan menjelma menjadi bahaya bagi pembalap Ferrari yang kini bersiap untuk musim depan.
Kritik ini keluar dari bibir mantan pembalap Ferrari sebelum Schumi datang ke Maranello pada 1996: Jean Alesi. Menurut pembalap Prancis itu, keputusan Schumi untuk pensiun setahun lalu sebenarnya adalah keputusan yang tepat.
"Keinginannya untuk melakukan uji coba lagi bukan hal yang baik. Harus diingat juga bahwa uji coba sangat bahaya. Saya hanya membayangkan jika Michael lebih cepat daripada pembalap sebenarnya. Surat kabar akan (membuat berita) pedas. Lalu apa yang dipikirkan Ferrari?" tegas Alesi kepada surat kabar Swiss.
Pendapat senada juga dilontarkan juara dunia tiga kali Niki Lauda. Lebih tajam, Lauda bahkan mempertanyakan kebijaksaan Schumi dengan keputusannya untuk kembali mengendarai Ferrari.
"Kemenangan penting dalam permainan ini adalah saat Anda melangkah keluar dari paddock dengan hidupmu,' kata pembalap Austria yang mengalami tabrakan mengenaskan pada 1976 sebagaimana disampaikan Eurosports, Senin (12/11/2007).
Tidak hanya itu, dengan keras Lauda juga menyatakan: '(Kimi) Raikkonen akan lebih senang jika dia tidak melihat (uji coba Schumi)."
(hmr)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar