
BRACKLEY - Pembalap Honda asal Inggris, Jenson Button kesal dengan perlakuan yang diterimanya di tim Jepang tersebut musim lalu. Dia mengancam tidak akan menerima perlakuan buruk tersebut musim depan.
Khususnya terkait performa mesin tim tersebut yang dinilainya lemah. Di akhir musim, Button hanya mampu mendapatkan enam poin. Rekannya, Rubens Barrichello lebih parah karena harus pulang dengan tangan hampa alias gagal mengoleksi satu poin pun. Jelas hal tersebut meresahkan bagi Button yang belum pernah menjadi juara dunia F1.
"Mobil yang dipakai Honda jelas tidak bisa dipakai untuk berkompetisi. Saya tidak tertarik untuk kembali membalap dengan kendaraan seperti itu musim depan. Saya ingin sekali menang bersama Honda, tapi jika keadaannya lain saya harus kejam dengan tim ini," ketus Button kepada BBC, Senin (12/11/2007).
Saat ini nama Jenson Button seolah tenggelam dihapus oleh rookie Mclaren Mercedes, Lewis Hamilton di mata pecinta F1 Inggris. Fakta itu rupanya membuat pembalap tersebut resah.
"Saya tidak akan munafik jika sekarang ingin sekali berada di posisi Lewis Hamilton," jelasnya.
Musim depan adalah musim keenam bagi Button bertarung di kancah F1. Pembalap rupawan itu telah bergabung dengan kubu Nick Fry sejak 2003 ketika tim tersebut bernama BAR.
Â
Tidak ada komentar:
Posting Komentar