INTERLAGOS - Kazuki Nakajima mengikuti jejak ayahnya ketika melakukan debutnya di GP Brasil kemarin. Partisipasi dia pada pertarungan pertamanya ini, juga membuat pembalap Jepang itu dinobatkan sebagai bintang masa depan Formula One (F1).
Ayahnya, Satoru Nakajima, memulai debutnya bersama Lotus Honda di GP Brasil 1987, Rio de Janeiro. Dua puluh tahun kemudian, di Sao Paulo, Nakajima muda yang berusia 22 tahun juga memulai debutnya di Sirkuit Interlagos di bawah bendera Toyota-Williams.
Sementara itu menurut Direktur Teknis Williams, Sam Michael juga menyatakan, bahwa Nakajima adalah sosok yang menjanjikan di masa depan.
Buktinya, meski baru pertama kali tampil di Sirkuit Interlagos, dia berhasil finis di tempat ke sepuluh. Padahal, sebelumnya dia sempat gugup di babak kualifikasi.
“Dia ketakutan di babak kualifikasi kemarin, itu sangat buruk dan kami tidak bergembira karenanya. Namun hari ini dia membayarnya dengan lebih. Dia mencapai lap tercepat kelima, lebih cepat ketimbang Nico Rosberg dan Fernando Alonso,” ungkap Sam kepada Reuters.
“Dia memang tidak melakukan pekerjaan dengan baik hari ini. Meskipun begitu, , dia sudah meletakkan dirinya di dalam peta F1,” lanjut Michael.
Sayang, dalam debutnya kali ini Interlagos, Nakijama membuat kesalahan dengan menabrak mekanik di pit stop pertamanya. Insiden itu terjadi, karena Nakijama tak mampu mengendalikan mobilnya saat di pit stop.(hmr)
Senin, 22 Oktober 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar