
MILTON KEYNES – Red Bull masih menghadapi kendala dengan KERS dalam dua balapan terakhir. Karena itu, mereka sekarang fokus melakukan pembenahan agar bisa tampil maksimal di GP Turki dalam dua pekan ke depan.
Yang menjadi problem utama Red Bull adalah reabilitas KERS. Bahkan akibatnya, Mark Webber terpaksa mencopot sistem tambahan yang mampu meningkatkan kecepatan mobil tersebut pada balapan di Malaysia akhir pekan kemarin.
Menyadari betapa pentingnya KERS pada balapan-balapan berikut, kubu juara bertahan membulatkan tekad untuk terus berbenah. Bos tim Christian Horner bahkan berani memastikan performa peningkatan KERS pada RB7 di GP Turki awal bulan depan.
“Kami memiliki upgrade teranyar untuk balapan di Turki. Sudah pasti menjadi lebih baik karena tim telah semakin paham dengan sistem itu. Saya sangat yakin,” cetus Horner.
Keyakinan serupa juga dicuatkan oleh Webber. Pembalap asal Australia percaya dengan kapasitas yang dimiliki, tim mekanik Red Bull, bakalan mampu menangani masalah KERS.
“Kita harus tetap fokus pada durabilitas, konsistensi dan pemahanan mendalam terhadap sistem baru itu. Dalam hal ini, Red Bull punya tim yang luar biasa. Meskipun dengan keterbatasan pengalaman, namun saya percaya kita bisa melakukannya jika tetap bersatu,” pungkas Webber seperti dikutip F1 Live, Selasa (19/4/2011).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar