
MILTON KEYNES - Red Bull terus diterpa isu tidak sedap seiring kesuksesan mereka sepanjang musim lalu dan awal musim ini. Tim yang berbasis di Milton Keynes ini kembali dituding melakukan kecurangan.
Sama seperti tuduhan sebelumnya, Red Bull kembali dituding melakukan kecurangan dalam menerapkan teknologi sayap depan. Kali ini yang menyuarakan tuduhan tersebut adalah pembalap McLaren, Lewis Hamilton. Beberapa waktu lalu, Hamilton sempat mengatakan,
“Anda lihat sayap depan Sebastian Vettel? Itu bisa diturunkan ke bawah, sehingga memberikannya tambahan kecepatan setengah detik. Sekarang, tergantung FIA, akan melarang teknologi tersebut atau kami (McLaren) menirunya,” ujar Hamilton kepada Bild beberapa waktu lalu.
Namun, keluhan Hamilton tidak digubris FIA yang memutuskan teknologi sayap Red Bull tersebut legal, setelah melakukan pengetesan. Beranjak dari keputusan FIA, kubu Red Bull yang diwakili desainer tim, Adrian Newey mengaku bosan mendengar tudingan bahwa Red Bull melakukan kecurangan.
“Jujur, hal ini sedikit membosankan,” seru Newey seperti dikutip Planet F1, Sabtu (24/3/2011).
“Tahun lalu, kami juga sudah dituding melakukan kecurangan pada desain sayap depan kami. Tes telah dilakukan dengan teliti oleh FIA, semuanya diperiksa dengan rinci,” tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar