Senin, 10 Desember 2007

Posisi Renault Masih Belum Aman


LONDON - Renault baru saja dinyatakan tidak bersalah oleh Federasi Sepakbola Internasional (FIA), dalam sidang yang dilakukan oleh Dewan Motor Sport Dunia (WMSC). Meskipun begitu, posisi Renault dinyatakan masih belum aman.

Ya, tim pabrikan asal Prancis itu sudah dinyatakan tidak bersalah oleh WMSC dalam sidang yang berlangsung di Monaco, Prancis, karena tidak ada bukti kuat untuk menghukum mereka.

Namun, Renault masih bisa terkena pengurangan poin bila ada bukti yang menyatakan mereka telah menggunakan informasi untuk mobil Renault musim mendatang, demikian pernyataan pihak FIA.

"Saat ini Renault memang terbebas dari hukuman, setelah WMSC tidak menemukan bukti-bukti yang kuat menyalahkan mereka," demikian pernyataan pihak FIA.

"Namun, bila suatu saat nanti WMSC menemukan bukti baru, maka bukan tidak mungkin kasus ini bisa dibuka kembali," lanjut pernyataan itu seperti dilansir Reuters.

Kasus mata-mata ini, merupakan yang kedua terjadi di kejuaraan Formula One (F1) tahun ini. Sebelumnya, McLaren dinyatakan telah bersalah dan didenda USD100 juta (Dikurang menjadi USD49 juta).

Selain itu, seluruh poinnya juga dihapuskan di kejuaraan konstruktor F1 karena tim asal Inggris itu terbukti telah bersalah dalam kasus mata-matanya terhadap Ferrari.
(hmr)

Tidak ada komentar: