Kamis, 15 November 2007

McLaren Menang, Bernie Mundur


London - Pengadilan Banding FIA hari ini akan memutuskan perkara banding McLaren atas hasil GP Brasil. Bila McLaren menang, bos besar F1 Bernie Ecclestone mengancam akan mundur.

McLaren mengajukan banding atas tidak didiskualifikasinya tim BMW-Sauber dan Williams yang melanggar ketentuan tentang bahan bakar. Satu mobil Williams dan dua BMW finis di depan pembalapnya, Lewis Hamilton. Bila tiga pembalap itu didiskualifikasi, maka Hamilton akan jadi juara dunia menggeser Kimi Raikkonen (Ferrari).

Putusan mengenai kasus tersebut akan diambil hari Kamis (15/11/2007) ini di London, pukul 10 pagi waktu setempat. Pengadilan banding ini sedianya akan digelar di Paris, namun karena aksi pemogokan massal di Prancis, pengadilan akhirnya dipindah ke London.

"Saya pikir fans F1 takkan suka gelar juara dunia dimenangkan karena alasan suhu bahan bakar. Jika memang benar bisa diukur, bahan bakar mereka (BMW dan Williams) hanya lima derajat lebih rendah," ucap Bernie kepada The Times seperti dikutip Crash.

"Bila ada yang berpikir bahwa hal itulah yang terbaik untuk F1, maka saya akan berpikir serius mengenai pensiun dari F1," papar lelaki Inggris itu dengan nada mengancam.

Sebenarnya peluang McLaren untuk menang kali ini sangat tipis. Terakhir kali putusan pengadilan dapat mengubah hasil lomba terjadi pada tahun 1999. Kala itu Ferrari menang banding atas putusan yang menyatakan komponen barge boards mobil mereka di GP Malaysia ilegal.

Lebih lanjut Bernie menyatakan bahwa kesalahan yang dibuat oleh BMW dan Williams di Brasil sama saja dengan kesalahan yang dibuat McLaren dengan memakai set ban ekstra saat sesi latihan di GP yang sama.

"Dalam opini saya, pengadilan tidak boleh mengubah hasil lomba meski itu memang pelanggaran aturan. Di akhir pekan yang sama McLaren juga melanggar aturan soal ban," papar Bernie beranalogi.

"Jadi apapun yang akan diputuskan oleh pengadilan nanti, mereka harus menerapkan perlakuan yang sama terhadap (pelanggaran) ban," tandasnya. (arp/a2s)

Tidak ada komentar: