
ENSTONE - Rayuan Flavio Briatore untuk membujuk Fernando Alonso kembali ke timnya belum juga berhenti. Kini, Bos Renault itu menjanjikan bahwa Alonso tidak akan mengalami kesuraman seperti yang dialaminya di McLaren musim 2007.
"Itu tidak akan pernah terjadi dengan kami. Karena kami bekerja dengan transparansi," kata Briatore seperti dikutip majalah Autosprint.
Padahal, Briatore sebelumnya sempat menekan Alonso agar juara dunia dua kali itu mengeluarkan keputusannya sampai Selasa (6/11/2007). Jika tidak, kata Briatore, Renault menutup pintu bagi Alonso.
Namun, lagi-lagi Alonso terlalu berharga bagi Renault yang pernah dipersembahkannya dua gelar juara dunia itu (2005, 2006). Briatore sampai memberi contoh bagaimana dia memperlakukan pembalapnya yang terdahulu untuk menunjukkan betapa nyamannya Renault bagi Alonso.
"Saat (Riccardo) Patrese, atau (JJ) Lehto, mengeluh bahwa mobil mereka lebih pelan dibandingkan mobil (Michael) Schumacher, saya bilang kepada tim: beri dia mobil, ganti pedal, dan biarkan dia di sirkuit," tegas pria Italia kelahiran 12 April 1950 itu seperti dilansir Autosport, Kamis (8/11/2007).
Bukan itu saja, Briatore juga mengaku tahu bagaimana caranya menangani pembalapnya. Terutama, jika Alonso sangat sulit diatur sebagaimana disebut-sebut yang terjadi dengan Bos McLaren, Ron Dennis.
"Kami memberi kepercayaan kepada pembalap. Mereka masih berusia dua puluhan, dua puluh lima tahun dan kami mengharapkan mereka selalu menjadi pribadi dewasa. Kami harus lebih memperhatikan aspek kemanusiaannya," ujar pria yang dijuluki real playboy itu.
"Menurut saya, dia (Alonso) selalu menemui beberapa hambatan, baik tahun lalu dan tahun ini," tambah bos tim yang bermarkas di Enstone, Inggris, itu.
(ers)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar