INTERLAGOS – Pentas balap paling glamor di dunia, F1 ternyata menyajikan pertarungan antara pembalap dua benua: Eropa dan Amerika. Seperti pentas sepakbola dunia saja.
Sejak 1950 para pembalap Eropa dan Amerika bergantian menguasai trofi juara. Diawali Giuseppe Farina (Italia) dan Juan Manuel Fangio (Argentina).
Uniknya, di antara persaingan Eropa-Amerika itu, para pembalap Benua Kanguru: Australia dan Selandia Baru sempat menyelip. Bahkan, nama Jack Brabham (Australia) masih terngiang di benak F1 mania.
Dari benua hitam, memunculkan nama semata wayang Jody Scheckter (Afrika Selatan) sebagai juara 1979. Tapi, dari itu semua rekor terbanyak masih dipegang pembalap Eropa: Michael ‘Schumi’ Schumacher dengan tujuh kali juara dunia.
Sambil menanti pertarungan antara Lewis Hamilton, juara bertahan Fernando Alonso, serta Kimi Raikkonen, ada baiknya sejenak flashback untuk menengok siapa juara-juara F1.(er
Senin, 22 Oktober 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar