Rabu, 24 Oktober 2007

Formula 1 : Hamilton Bukan Anak Emas McLaren berita Olahraga


Oyama - Surya Kalau ada pertanyaan siapa juara dunia Formula 1 tahun ini? Hampir dipastikan mayoritas jawaban akan mengarah ke Lewis Hamilton. Alasannya, sederhana. Pembalap kelahiran 7 Januari 1985 di Stevenage, Hertfordshire, Inggris yang membela bendera McLaren itu hanya butuh sembilan poin lagi dari dua seri tersisa untuk menjadi juara dunia. Saat ini Hamilton memimpin klasemen sementara dengan mengumpulkan poin 107 diikuti rekan satu timnya Fernando Alonso yang sekaligus sebagai pesaing utamanya dengan selisih 12 poin. Jika di dua seri tersisa Hamilton minimal menambah sembilan poin berarti pembalap rookie itu akan mengumpulkan 116 poin. Itu sudah tidak mungkin terkejar lagi oleh Alonso. Poin maksimal Alonso 115. Kendati memiliki peluang menjadi juara dunia lebih besar, bukan berarti Hamilton dianakemaskan timnya. “Balapan masih dua seri lagi. Peluang Alonso mempertahankan juara belum tertutup. Baik Alonso maupun Hamilton sama-sama memiliki peluang untuk menjadi juara dunia. Bahkan, peluang keduanya sama,” kata Bos McLaren, Ron Dennis, Minggu (30/9). Hamilton yang mengawali karier balap pada 2000 di ajang World Formula A Championship bersama TeamMBM.com (CRG/Parilla) kehadirannya di Formula 1 tahun ini sangat mencengangkan. Sebagai pendatang baru, Hamilton yang tahun lalu menyandang juara GP2 Series dan pada 2005 juara F3Euroseries itu tampil nyaris tanpa cacat. Dari 15 seri yang dilakoni, Hamilton memenangi empat seri termasuk yang terakhir di GP Jepang, Minggu (30/9). Bahkan dari 15 seri itu hanya tiga kali dia tidak naik podium yakni di GP Eropa, 22 Juli (finish kesembilan), GP Turki, 26 Agustus (finish kelima) dan GP Belgia, 16 September (finish keempat). “Sukses di Jepang melipat gandakan motivasi saya untuk merebut juara dunia,” kata Hamilton. es

Tidak ada komentar: